Rabu, 07 April 2010

aq berjalan di setiap serpihan hati yang masuk dalam riwayat hidup qu. jejak qu tertinggal pada satu cerita. tentu pastinya cerita cinta, apa lagi??. kata orang yang baru ku kenal, kata sahabat ku sampai dengan ke dua orang tua ku. janganlah kau percaya dengan seorang lelaki yang berkata cinta. itu adalah saran yang baik karena mereka tidak ingin melihat mu terjatuh terlalu dalam dengan ilusi cinta. itu adalah gambaran yang dapat kau rekam dalam memori ingatan mu. tapi disini, hati seseorang yang tak akan pernah mampu untuk di bohongi diri sendiri dengan cinta yang masuk begitu saja bagai terserang listrik tegangan tinggi, apalah daya hati mu menghentikan semuanya dan mengatakan 'STOP' karena orang-orang melarang ku untuk teperdaya dengan mu 'cinta'. ingatlah cinta itu bukanlah suatu lelucon atau bualan seorang lelaki maupun perempuan. aku ada pengalaman dengan satu pria, dia cukup baik dengan ku meskipun hubungan kita berakhir dengan keterbuakaan. kata-katanya membuat ku kagum ketika dia berkata, 'cinta itu satu rasa', bila kekasihmu merasa sakit kamu dengan sendirinya merasa perih di hati, walau kau memaksakan diri untuk menghelak, itu akan berakhir dengan percuma. disaat kekasihmu menangis walau jarak yang memisahkan tanpa kau sadari kau juga akan menangis. untuk pertama aku hanya bimbang dengan semua ucapan cintanya, karena bagi ku itu hanya sebuah buaian belaka. tapi apa yang terjadi???? aku hanya terdiam dan berkata 'dia benar', disaat semua itu ku alami sendiri. jika kau suatu saat nanti, atau pernah mengalami menangis karena cinta, dan kau sadari disaat kau berkata sambil menangis 'dia telah menyakiti ku' atau 'dia sudah tidak perduli dengan ku', ataupun 'hanya dirimu yang membuat ku frustasi'. ingatlah dan percayalah semua yang kau katakan akan kekasihmu, disebabkan karena dirimulah yang pertama paling tidak bisa membahagiakan seseorang yang kau cintai, tanpa sadar kau berkata begitu karena ketidak berdayaanmu yang tak mampu membuat seorang yang kau cintai bahagia karena dia lebih memilih yang lain untuk membahagiakan dirinya, dan itu mengapa air mata mu menetes.

adapun yang berkata 'aku mencintai dia yang mampu membuat ku bahagia dan merasa sempurna, senyuman ku yang selalu menghiasi keindahan di setiap lembar bayangan akan diriku dlm imajinasinya', itulah cinta yang sebenarnya. sepasang kekasih yang selalu bahagia satu sama lain, menjadi satu rasa disaat cinta yang bergejolak naik dalam permukaan pikiranmu, menjadi rindu setengah mati disaat dia tak berada di sampingmu atau sepasang kekasih membuktikan cintan dengan belaian kelembutan yang direspon satu sama lain

Tidak ada komentar: